Pada hari Selasa, 23 Desember 2025, di siang hari Aku membuat kopi lalu aku bawa ke teras sambil bermain smartphone, Aku membuka aplikasi spotify berniat untuk memutar lagu Idgitaf - Sedia Aku Sebelum Hujan, tetapi tiba-tiba smartphonenya mati kemudian hidup kemudian mati lagi. tetapi Aku biarkan. kemudian Aku disuruh belanja untuk keperluan warung. singkat cerita setelah belanja Aku bilang ke Ibuku dengan berteriak karena Ibuku tidak disitu,
"Bu hpnya mati, hidup, terus mati lagi!"
Tiba-tiba Kakaku yang menjawab dari kamar,
"Ganti Hp"
"Tapi tadi barusan rusaknya". Aku menjawab.
"Ganti Hp". Kakakku dengan kata yang sama.
Setelah itu ada Ibuku dan Aku berkata,
"Bu Hpnya mati terus hidup dan mati lagi"
"Mending beli lagi dari pada di service lima ratus ribu terus cuma sebentar rusak lagi"
kemudian Ibuku menambahkan,
"Kamu sukanya nuntut"
Aku merasa tidak enak juga kalo beli baru, kemudian Aku bilang ke Bapaku untuk meminta uang untuk beli HP baru atau di service, tapi kalau tidak salah Bapaku menyarankan Aku untuk meminta uang kepada Ibu.
Kemudian, Aku mencoba mengisi daya smartphoneku sambil di gunakan ternyata bisa normal tidak hidup, mati, hidup. selanjutnya, di sore hari ada kajian setiap hari Selasa, Aku bersiap-siap mandi, setelah selesai, Aku berangkat bersama Bapaku. Kemudian Aku cerita kapada Bapak di perjalanan,
"Pak HP ku mati, hidup, mati, tetapi kalau di charger bisa normal"
"Itu berarti baterainya"
"Nanti service ya?"
"Ya nanti sekarangkan mau ngaji, paling nanti habis ngaji"
"ya"
Lalu, Aku dan Bapak sampai di Masjid Jenderal Besar Sudirman Purwokerto untuk beribadah dan untuk mendengarkan kajian, judul kajianya Biografi Muawiyah bin Abu Sufyan. Di masjid Aku bertemu dengan dua temanku, setelah selesai kajian temanku berkata,
"Habis ini mau kemana?, langsung pulang atau mampir?".
"Mau service HP"
"Semoga di mudahkan". temanku mendoakan.
"Amiin"
Selanjutnya, Aku keluar masjid menuju tempat service HP, setelah sampai di tempat service HP yang tempatnya di dekat perempatan Roda Mas. Lalu, Aku bertanya,
"Berapa biaya ganti baterai"
"Dua ratus lima puluh ribu"
kemudian Bapaku yang menjawab,
"Baru tanya Mba, lagi tidak bawa uang paling besok"
Setelah itu kami menuju ke rumah dan di perjalanan, Aku berkata kalau HPnya besok mau buat kuliah online, Akhirnya Bapaku berkata ya nanti, saat di rumah Bapaku meminta untuk iuran dengan Ibuku. Setelah uang ada, Aku menuju tempat service HP, kemudian setelah selesai Aku bayarkan, dan Aku mendapat garansi satu minggu dan tukang servicenya berkata,
"Baterai yang lama kenapa?".
"HPnya mati, hidup, mati, tapi kalau di charge normal, berartikan yang rusak baterainya". kata Ku.
kemudian, setelah service Aku langsung ke rumah. Alhamdullilah HPku normal kembali.
-Selesai-
Komentar
Posting Komentar