Pada suatu hari Aku telah sampai pada semester 7 di perkuliahan, yang ada mata kuliah Seminar of Research Proposal atau yang biasa di singkat SEMPRO. Di semester sebelumnya yaitu di semester 6 sudah mengumpulkan judul "Psychoanalytic
Critique of Characters in Shakespeare's Tragedy", dan kemudian di semester 7 di umumkan juga dosen pembimbing skripsi. kemudian mata kuliah tersebut berjalan dengan lancar. kami di suruh membuat skripsi dari BAB I sampai BAB III. kemudian, Aku bingung harus mengerjakan bagaimana. Lalu, Aku dan temanku setelah pelajaran bimbingan skripsi. Selanjutnya, giliran Aku bimbingan,
"Ma'am apakah seperti ini benar?". Aku bertanya pada dosen ku.
"Coba ceritakan sinopsisnya"
"Coba ceritakan sinopsisnya"
kemudian Aku menceritakan sinopsisnya tetapi Aku lupa dan dosen ku tertawa. kemudian, dosen ku berkata,
"Selain karya shakespeare kamu sudah nonton film apa aja?"
"Aku pernah nonton film Joker". Aku berkata
"Aku pernah nonton film Joker". Aku berkata
"Coba putar trailernya"
kemudian Aku menunjukan trailernya.
Dosenku berkata,
"ini Joker, stress ini"
kemudian setelah bimbingan kami pulang. di kemidian hari kami bimbingan lagi dan Aku mengganti objek penelitian yang sebelumnya karya dari Shakespeare menjadi film Resistance. saat pelajaran sempro Aku di suruh maju untuk menceritakan film Resistance, Alhamdullilah lancar. kemudian ujian tengah semester tiba, Aku mengumpulkan hasil penelitian. beberapa hari setelah ujian tengah semester, Aku dan teman-temanku bimbingan. kemudian naskah skripsiku di periksa. Dan Aku revisinya sedikit. Lalu dosenya meninggalkan tempat sebentar, temanku berkata,
"Iz, mungkin dosennya ngira kalo punya mu itu artikel"
Ya memang, karena tulisanku sedikit. lalu, aku merivisi penelitianku dan Aku berhenti tidak bisa mengerjakan lagi. Aku hampir menyerah dan ingin kerja dan Aku berkata kepada Ibuku,
"Bu, Aku kerja apa ya?"
Tetapi sebelumnya Aku berkata kepada Dosenku bahwa Aku akan mengambil non-skripsi yang gantinya adalah kumpulan cerita pendek,
"Ma'am apakah saya boleh skripsinya di ganti kumpulan cerita pendek?"
"Ada berapa cerita yang kamu buat"
"Kira-kira tiga puluh cerita"
"Boleh saya baca salah satu?"
"Ada berapa cerita yang kamu buat"
"Kira-kira tiga puluh cerita"
"Boleh saya baca salah satu?"
kemudian Aku menunjukkan cerita pendek lewat website.
setelah itu kami semua akan ujian yang mana ujiannya adalah seminar proposal, kami menulis dan memilih jadwal ujian, tetapi Aku tidak menulis karena belum siap dan penelitianku belum cukup, tetapi Bu dekan menyuruhku untuk menulis jadwal, Bu dekan berkata,
"Mas Faiz, kenapa kamu tidak mendaftar ujian"
"Aku belum siap Ma'am". Jawabku
"Kalian semua tidak akan pernah siap. Saya yang menikah umur tiga puluh tahun saja merasa belum siap, Jadi Mas Faiz tulis pilih jadwal ujian yang paling akhir ya". kata Bu dekan.
"Aku belum siap Ma'am". Jawabku
"Kalian semua tidak akan pernah siap. Saya yang menikah umur tiga puluh tahun saja merasa belum siap, Jadi Mas Faiz tulis pilih jadwal ujian yang paling akhir ya". kata Bu dekan.
kemudian Aku menulis jadwal di bagian paling akhir, tetapi Aku juga akhirnya tidak ikut ujian, karena Aku juga tidak di suruh untuk ujian seminar proposal oleh dosen pembimbingku. di kemudian hari temanku mengirim pesan lewat Whatsapp bahwa Aku di cari oleh dosen pembimbing. lalu Aku memenuhi pangilan dosen pembimbing dan Aku masuk keruangannya,
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
"Ada apa Ma'am"
"Bu kaprodi sudah menyetujui bahwa kamu skripsinya di ganti kumpulan cerita pendek, jadi kamu buat cerita pendek menggunakan bahasa inggris, yang penelitian film Resistance tidak usah di lanjutkan."
"Waalaikumsalam"
"Ada apa Ma'am"
"Bu kaprodi sudah menyetujui bahwa kamu skripsinya di ganti kumpulan cerita pendek, jadi kamu buat cerita pendek menggunakan bahasa inggris, yang penelitian film Resistance tidak usah di lanjutkan."
"Baik Ma'am, Terimakasih"
Kemudian aku pulang dan Aku berkata pada Ibuku,
"Bu aku dapat miracles"
"Miracles itu apa"
"Keajaiban. Aku skripsinya di ganti cerita pendek".
Selanjutnya, Aku buat cerita pendek dan di terjemahkan lalu, di kumpulkan dan di bimbing untuk di tambah paragraf pada cerita pendek yang kurang,
"Ini di tambah paragraf pada bagian cerita yang kurang"
"Baik, Ma'am", tetapi Aku di dalam hati berkata "Sudah buntu Ma'am".
"Baik, Ma'am", tetapi Aku di dalam hati berkata "Sudah buntu Ma'am".
"Nanti ini saya serahkan ke Kaprodi tinggal nunggu di terima"
Lalu, beberapa hari kemudian tulisan ku diterima, Alhamdullilah. Sekarang Aku hanya melanjutkan langkah-langkah berikutnya. Minta do'anya ya teman-teman.
The End
Komentar
Posting Komentar