Kelompok:
Pamilu Agip Pamudya (48)
Denis Hendriawan prawira putra (41)
Juang Zuhdi Al firdaus (73)
Muhammad Husain Nur Faiz .A (01)
RANCANGAN PEMBELAJARAN BIPA
Judul : Belajar Asik dan Menarik
|
Deskripsi kompetensi |
Tema |
Membaca |
Menulis |
Menyimak |
Berbicara |
|
Mampu memahami keberagaman budaya batik yang ada di indonesia |
Batik |
Membaca artikel tentang sejarah dan jenis-jenis batik di Indonesia |
Menulis esai singkat tentang jenis batik favorit dan alasannya |
Menyimak penjelasan guru atau video tentang proses pembuatan batik |
Berdiskusi dalam kelompok tentang pengalaman atau pengetahuan mereka mengenai batik |
|
mampu memahami keberagaman wisata di Indonesia |
Wisata |
Membaca brosur atau artikel tentang destinasi wisata populer di Indonesia |
Menulis rencana perjalanan ke salah satu destinasi wisata di Indonesia |
Menyimak presentasi atau wawancara dengan wisatawan atau pemandu wisata |
Membuat presentasi lisan tentang tempat wisata yang ingin dikunjungi |
|
Mampu memahami alat musik tradisional dari berbagai daerah dan mencocokan asal alat musik tersebut |
Alat Musik |
Membaca deskripsi dan sejarah alat musik tradisional Indonesia |
Menulis deskripsi tentang alat musik tradisional yang dipilih dan asalnya |
Menyimak audio atau video penampilan musik tradisional |
Mendiskusikan perbedaan dan persamaan alat musik tradisional dari berbagai daerah |
|
Mampu memahami kendaraan tradisional berdasarkan asal daerah. |
Kendaraan Tradisional |
Membaca buku gambar tentang berbagai kendaraan tradisional di Indonesia |
Menulis laporan tentang fungsi dan keunikan kendaraan tradisional tertentu |
Menyimak cerita atau narasi tentang penggunaan kendaraan tradisional |
Berbincang tentang kendaraan tradisional yang pernah dilihat atau menaikinya |
Unit 1 batik
Setelah mempelajari unit ini siswa mampu:
1. Mengidentifikasi berbagai jenis batik dari berbagai daerah di Indonesia.
2. Menjelaskan sejarah dan makna simbolik dari motif-motif batik tertentu.
3. Mendeskripsikan proses pembuatan batik, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik pewarnaan.
4. Membuat esai singkat atau presentasi tentang pengaruh budaya batik dalam kehidupan sehari-hari dan di kancah internasional.
A. Membaca
Berikut adalah beberapa jenis batik beserta penjelasan singkatnya:
1. Batik Parang

- Asal: Yogyakarta
- Deskripsi: Motif parang memiliki pola diagonal yang melambangkan kekuatan dan keberanian. Motif ini biasanya digunakan oleh keluarga kerajaan.
2. Batik Kawung

- Asal: Jawa Tengah
- Deskripsi: Motif kawung berbentuk lingkaran yang diatur secara simetris, menyerupai buah kawung (kolang-kaling). Motif ini melambangkan kesucian dan kebijaksanaan.
3. Batik Mega Mendung

- Asal: Cirebon
- Deskripsi: Motif ini menggambarkan awan mendung dengan warna yang kontras. Mega Mendung melambangkan ketenangan dan kedamaian.
4. Batik Tujuh Rupa

- Asal: Pekalongan
- Deskripsi: Batik ini dikenal dengan motif yang beragam, termasuk motif hewan dan tumbuhan. Batik Tujuh Rupa mencerminkan kekayaan budaya dan alam Pekalongan.
5. Batik Sidomukti

- Asal: Solo (Surakarta)
- Deskripsi: Motif ini sering digunakan dalam upacara pernikahan, melambangkan harapan akan kemakmuran dan kebahagiaan dalam rumah tangga.
6. Batik Gentongan

- Asal: Madura
- Deskripsi: Ciri khas batik ini adalah warna-warna cerah dan motif yang berani. Proses pewarnaannya menggunakan teknik gentong (sejenis guci besar).
7. Batik Priyangan

- Asal: Tasikmalaya
- Deskripsi: Motif Priyangan umumnya didominasi oleh warna-warna lembut dengan motif flora yang elegan, melambangkan kesederhanaan dan kecantikan.
8. Batik Lasem

- Asal: Lasem, Jawa Tengah
- Deskripsi: Dikenal dengan warna merah yang khas dan pengaruh budaya Tionghoa. Motif Lasem seringkali mencerminkan akulturasi budaya setempat.
9. Batik Bali

- Asal: Bali
- Deskripsi: Motif batik Bali biasanya lebih bebas dengan warna-warna cerah dan motif yang beragam, seringkali menggambarkan kehidupan sehari-hari dan alam Bali.
10. Batik Betawi

- Asal: Jakarta
- Deskripsi: Batik Betawi memiliki motif yang unik dengan warna cerah dan mencerminkan budaya Betawi, termasuk ondel-ondel dan tanjidor.
Jenis-jenis batik ini menunjukkan kekayaan budaya dan seni yang ada di Indonesia, masing-masing dengan keunikan dan filosofi yang mendalam.
B. Menulis
Jenis batik apa yang menjadi favorit Anda?
Dari mana asal jenis batik tersebut?
Apa yang membuat jenis batik ini menarik bagi Anda?
C. Menyimak
Proses pembuatan batik
https://youtu.be/cQ23gLNBVRs?si=s14BX0JISNa5OBs_
D.Berbicara
Buatlah sebuah grup
Pengalaman Pribadi:
Apakah Anda pernah melihat proses pembuatan batik secara langsung?
Bagaimana pengalaman tersebut?Apakah Anda memiliki pakaian atau benda lain yang terbuat dari batik?
Kapan dan di mana Anda mendapatkannya?
Pernahkah Anda menghadiri acara atau upacara yang menggunakan batik? Bagaimana suasananya?
Kendaraan Tradisional
.
Setelah mempelajari unit ini siswa mampu:
1. Mengidentifikasi berbagai kendaraan dari berbagai daerah di Indonesia.

Nama Kendaraan : Sepeda Onthel
Asal : Jawa
Sepeda onthel menjadi salah satu alat transportasi tradisional yang banyak
digunakan oleh masyarakat tradisional Jawa. Penggunaan sepeda
onthel yaitu dengan cara dikayuh. Sepeda onthel berbeda
dengan sepeda yang ada saat ini. Adapun perbedaannya terletak pada
jari-jari sepeda onthel yang lebih lebar serta ban yang lebih tinggi dan tipis.
Pada zaman dahulu sepeda onthel sering digunakan sehari-hari di era masa
kependudukan Belanda. Kini sepeda onthel sudah jarang ditemukan, bahkan
dijadikan sebagai barang antik.

Nama Kendaraan : Andong Delman
Asal : Jawa, Yogyakarta
Andong/ delman adalah alat transportasi tradisional beroda empat yang
ditarik oleh kuda. Andong berasal dari pulau Jawa terutama daerah Yogyakarta
Bahkan, alat transportasi satu ini sangatlah populer di kalangan turis yang
berkunjung ke Yogyakarta.

Nama Kendaraan : Becak
Asal : Jawa
Becak merupakan transportasi darat roda tiga dengan pengemudi di belakang. Biasanya becak bisa kita temukan di pulau Jawa. Becak menjadi alat transportasi angkutan umum yang ramah lingkungan karena tidak menyebabkan pousi udara.

Nama Kendaraan : Bentor
Asal : Gorontalo, Sulawesi
Bentor merupakan singkatan dari becak motor Becak motor berbeda dari becak biasa karena dikendarai dengan menggunakan sepeda motor. Bentor sendiri berasal dari Gorontalo. Namun di beberapa daerah bentor dimanfaatkan sebagai salah satu alat transportasinya.

Nama Kendaraan : Cidomo.
Asal : Lombok
Sebenarnya cidomo hampir sama dengan delman. Hanya saja, cidomo menggunakan roda mobil dengan ukuran kecil sedangkan roda delman menggunakan kayu besar. Selain itu tempat duduk kusir cidomo berada disamping tidak seperti delman di mana tempat duduk kusirnya berada di depan.

Nama Kendaraan : Oplet
Asal : Jakarta dan Inggris
Oplet berasal dari Inggris yang dikenal dengan Morris. Oplet yang terkenal di Jakarta adalah mobil klasik dengan merk Morriss Minor. Morriss ini berukuran lebih kecil dan berformat hatchback.

Nama Kendaraan : Bemo
Asal : Indonesia
Bemo juga termasuk ke dalam alat transportasi tradisional Indonesia yang sempat populer pada zamannya. Kendaraan vintage ini sempat menjamur hingga tahun 2000-an. Bahkan bemo bisa kita temukan di hampir seluruh daerah di Indonesia, baik di desa maupun kota.
Bemo bisa mengangkut 5 hingga 7 penumpang. Bentuknya yang unik bikin dia jadi salah satu kendaraan tradisional yang paling memorable. Sayangnya, sekarang alat transportasi ini cuma bisa kamu temukan di spot-spot tertentu di kota Jakarta saja.

Nama Kendaraan : Rakit
Asal : Indonesia
Rakit atau dikenal dengan getek merupakan perahu sederhana yang terbuat dari susunan bamboo atau kayu yang diikaat erat dengan tali. Rakit ini biasanya banyak dipakai di kawasan desa-desa terpencil. Seiring waktu, ada juga jenis rakit yang terbuat dari material ringan lainnya yang pastinya lebih awet dibandingkan kayu atau bambu. Contohnya, adalah rakit yang terbuat dari bahan drum, balok polostirena, atau ponton.

Nama Kendaraan : Patorani
Asal : Makassar
Patorani adalah transportasi laut tradisional yang berasal dari Makassar. Perahu ini punya desain yang megah dan membuatmu seperti sedang melihat perahu bajak laut Jack Sparrow.
Patorani memiliki arti “Penangkap ikan terbang”, dan memang perahu ini banyak digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan. Perahu ini terdiri dari bagian lambung perahu yang dinamakan “Pajala” lengkap dengan alat kemudi dan tiang tripod dan atap geladak.

Nama Kendaraan : Kora Kora
Asal : Kepulauan Maluku
Kora-kora adalah perahu tradisional yang berasal dari Kepulauan Maluku. Bentuk dari perahu ini juga cenderung unik karena perahu ini mempunyai lambung yang tipis dan sempit dengan panjang mencapai 10 meter serta beratnya kisaran 4 ton.
Jenis kora-kora berukuran kecil biasanya digunakan untuk sarana transportasi perdagangan, namun perahu kora-kora dengan ukuran besar biasanya difungsikan untuk kapal perang.

Nama Kendaraan : Golekan Mete
Asal : Madura
Golekan lete merupakan alat transportasi tradisional kebanggan Madura. Uniknya, golekan lete sangat dipengaruhi oleh budaya Madura yang kental. Misalnya, perahu golekan ini sering sekali dianalogikan sebagai perahu untuk kaum laki-laki. Jadi tak heran kalau perahu ini mempunyai struktur lambung dan motif ornamen yang lebih tegas.

Nama Kendaraan : Jukung
Asal : Indonesia
Jukung juga termasuk ke dalam alat transportasi laut yang banyak digunakan oleh para nelayan di Indonesia. Di Kalimantan perahu ini tidak hanya digunakan di laut saja. Tetapi juga sering digunakan untuk beraktivitas sehari-hari misalnya seperti para pedagang di pasar apung. Mereka memakai perahu jukung untuk menampung barang-barang yang akan dijual.
Komentar
Posting Komentar