Langsung ke konten utama

Number One.

 


Pada tahun 2018 di malam hari setelah isya, Aku ke Mess UMP (samping mulyo), kemudian, Aku mengucap salam,

"Assalamualaikum"

Lalu keluar penjaganya dan Aku bertanya,

"Bu orang asingnya dari mana aja ya?"
"Ada dari Sudan, Hungaria, Thailand"
"Saya ingin ketemu". Tanya ku.
"Tapi lagi pada keluar, besok kesini lagi ya"

Kemudian Aku pulang. Esok harinya Aku kembali ke Mess UMP niatku untuk belajar bahasa inggris. Setelah tahu, yang dari Sudan namanya Azzam, yang dari Hungary Adam dan Judith. Tapi Aku lebih sering bicara sama Azzam, ngirim makanan, tapi mungkin belum terbiasa sama makanan Indonesia Azzam sampai berkata,

"Don't bring any food again"

Selanjutnya setelah beberapa lama ternyata Azzam dan Adam pindah kost, Aku mau kasih pisang ternyata udah pindah kost, akhirnya Aku kasihin ke Judith. 

Selanjutnya, Aku ke Unsoed untuk beli susu murni. Aku bertemu dengan Motwakil dan Aku tanya dia juga dari Sudan, bahasa Indonesianya lancar. Dia Mahasiswa UMP Teknik Elektro. Motwakil kenal dengan Azzam, katanya Azzam nge kost di Saphire Residence. setelah beli susu, Aku dan Adikku menuju tempat tersebut, di pintu masuk Aku tanya ke security. Kemudian ketemu tempat kostnya Azzam lalu berkata,

"Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam, lama sekali ya tidak bertemu"

"Adam dan Judith bagaimana kabarnya?"

"mereka sudah kembali, saya disini juga bersama orang Turki"

Kemudian setelah ngobrol ternyata Azzam melanjutkan S2 Management di UMP. Aku pamit dan tidak lupa meminta nomor WhatsApp nya. Kalau ingin bertemu, Aku disuruh untuk memberi kabar terlebih dahulu.

Nah, waktu saat acara wisuda, Aku datang ke UMP setelah acara wisuda selesai. Aku telefon Azzam,

"Where your position?"

"Belakang kantor pusat UMP"

Aku menuju ke sana, setelah bertemu kami ngobrol Aku bangga pada Azzam karena ia cumlaude. Yang Aku ingat tentang pesan obrolannya adalah, pertama, belajar bahasa inggris melalu buku, koran, radio, TV. Dll. Yang serba bahasa inggris. Kedua, Aku awalnya bertanya kabarnya Said yang dari Turki, Azzam menjawab,

"Ia baru saja menikah"

"Alhamdullilah" kataku.

Kemudian Azzam mengalihkan pembicaraan, 

"Kamu kapan"

"Nanti kalau sudah bisa menafkahi"

"Mulai dari sekarang jadikan bisnis sebagai hobby". Kata Azzam.

Pesan yang ke tiga bahwa Aku disuruh untuk semangat belajar dan Azzam memotivasi,

"Aku tunggu kamu untuk menjadi yang nomor satu (number one) di kampus ini" 

Kemudian Aku ingin memberi uang tapi Azzam menolak. Lalu kami berpisah ia berencana lanjut S3 dan sambil kerja.

Setelah lama sekali tidak ada kabar, Aku bertanya pada Motwakil, katanya ia sekarang di Bandung dan sudah menikah dengan orang Indonesia.

The End



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Story King Motorcycle Community.

King Motorcycle Community (Komunitas motor king) P ada saat hari Minggu setelah lebaran, kami ke Kemranjen, dan bertemu dengan saudara yang bernama Saiful seorang mantan anggota   komunitas motor king dan dia bercerita, dan perlu Saya ceritakan kepada para pembaca. Ia bercerita bahwa komunitas motor tidak selalu buruk. Ini cerita yang saya ingat. Saiful meminta izin kepada orang tuanya untuk mengikuti komunitas motor king, tetapi dengan syarat untuk makan, dia yang cari sendiri dan jangan lupa untuk beribadah. Saiful membawa tiga pakaian, yang pertama untuk dipakai, yang kedua untuk beribadah, yang ketiga jika kotor dia bersihkan. Pernah suatu saat motornya mogok lalu di tolong oleh perempuan yang penampilannya mungkin kurang baik, motornya di dorong dengan kaki sambil meunggangi motor, istilahnya di step. Pada saat waktu salat wanita tersebut menawarkan untuk istirahat, walaupun penampilanya seperti itu tetapi masih menawarkan untuk ibadah. Pengalaman selanj...

Seminar fo Research Proposal

  Revisi Name    : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa NIM      : 2109010001 Title: Heroism in Silence: Analyzing Character and Narrative in Resistance (2020) BAB I: INTRODUCTION 1.1 Background of the Study The film Resistance (2020), directed by Jonathan Jakubowicz, explores the concept of silent heroism during World War II. Set against the historical backdrop of Nazi-occupied France, the film tells the story of Marcel Marceau, a mime artist who helped save the lives of Jewish children. Through the subtle acts of bravery and humanity displayed by Marceau, the film sheds light on the quiet but powerful ways in which individuals resisted oppression. This study examines the heroic qualities portrayed by Marceau and other characters, focusing on how silence, resilience, and personal sacrifice contribute to the theme of heroism. In literature and film studies, heroism has traditionally been represented through grand gestures or epic ta...

Short Story : Miracles (Keajaiban)

       Pada suatu hari Aku telah sampai pada semester 7 di perkuliahan, yang ada mata kuliah Seminar of Research Proposal atau yang biasa di singkat SEMPRO. Di semester sebelumnya yaitu di semester 6 sudah mengumpulkan judul " Psychoanalytic Critique of Characters in Shakespeare's Tragedy", dan kemudian di semester 7 di umumkan juga dosen pembimbing skripsi. kemudian mata kuliah tersebut berjalan dengan lancar. kami di suruh membuat skripsi dari BAB I sampai BAB III. kemudian, Aku bingung harus mengerjakan bagaimana. Lalu, Aku dan temanku setelah pelajaran bimbingan skripsi. Selanjutnya, giliran Aku bimbingan,     "Ma'am apakah seperti ini benar?". Aku bertanya pada dosen ku.     "Coba ceritakan sinopsisnya" kemudian Aku menceritakan sinopsisnya tetapi Aku lupa dan dosen ku tertawa. kemudian, dosen ku berkata,       "Selain karya shakespeare kamu sudah nonton film apa aja?"     "Aku pernah nonton film J...