Selanjutnya, Aku ke Unsoed untuk beli susu murni. Aku bertemu dengan Motwakil dan Aku tanya dia juga dari Sudan, bahasa Indonesianya lancar. Dia Mahasiswa UMP Teknik Elektro. Motwakil kenal dengan Azzam, katanya Azzam nge kost di Saphire Residence. setelah beli susu, Aku dan Adikku menuju tempat tersebut, di pintu masuk Aku tanya ke security. Kemudian ketemu tempat kostnya Azzam lalu berkata,
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, lama sekali ya tidak bertemu"
"Adam dan Judith bagaimana kabarnya?"
"mereka sudah kembali, saya disini juga bersama orang Turki"
Kemudian setelah ngobrol ternyata Azzam melanjutkan S2 Management di UMP. Aku pamit dan tidak lupa meminta nomor WhatsApp nya. Kalau ingin bertemu, Aku disuruh untuk memberi kabar terlebih dahulu.
Nah, waktu saat acara wisuda, Aku datang ke UMP setelah acara wisuda selesai. Aku telefon Azzam,
"Where your position?"
"Belakang kantor pusat UMP"
Aku menuju ke sana, setelah bertemu kami ngobrol Aku bangga pada Azzam karena ia cumlaude. Yang Aku ingat tentang pesan obrolannya adalah, pertama, belajar bahasa inggris melalu buku, koran, radio, TV. Dll. Yang serba bahasa inggris. Kedua, Aku awalnya bertanya kabarnya Said yang dari Turki, Azzam menjawab,
"Ia baru saja menikah"
"Alhamdullilah" kataku.
Kemudian Azzam mengalihkan pembicaraan,
"Kamu kapan"
"Nanti kalau sudah bisa menafkahi"
"Mulai dari sekarang jadikan bisnis sebagai hobby". Kata Azzam.
Pesan yang ke tiga bahwa Aku disuruh untuk semangat belajar dan Azzam memotivasi,
"Aku tunggu kamu untuk menjadi yang nomor satu (number one) di kampus ini"
Kemudian Aku ingin memberi uang tapi Azzam menolak. Lalu kami berpisah ia berencana lanjut S3 dan sambil kerja.
Setelah lama sekali tidak ada kabar, Aku bertanya pada Motwakil, katanya ia sekarang di Bandung dan sudah menikah dengan orang Indonesia.
The End

Komentar
Posting Komentar