Senja, Aku berhenti di pom bensin Banyumas, untuk tarik tunai di ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Aku mengantri, di depanku ada wanita berambut lurus warna hitam, panjang sebahu agak panjang sedikit, memakai kaos lengan pendek berwarna hitam, memakai celana pensil, tingginya sedang, kurus, memakai masker, menggenggam dompet dan Android, kira-kira anak SMA. Saat giliran wanita tersebut masuk ATM, dia agak lama di dalam, sampai Aku beranggapan dia mau transfer uang sehingga lama atau balas dendam karena dia tadi juga menunggu lama. Kemudian dia membuka pintu dan berkata,
"Masss boleh minta tolong nggaa, Aku udah selesai terus udah klik pembatalan kok kartunya ngga keluar-keluar"
"Coba pencet tombol cancel Mba"
"yang mana"
"yang ini"
Kemudian kartunya keluar.
"Makasih Masss"
"Sama-sama Mba"
Akhirnya Aku bisa menjadi pahlawan. selanjutnya, giliranku masuk ATM, setelah selesai, Aku sekalian isi bensin. Aku melihat dan membaca tulisan Pertamax 92 dari jauh dengan buram karena mataku minus. Mengantri lagi. Selanjutnya giliranku,
"20.000 Mas"
"Mulai dari nol ya"
Lalu tanki motor terisi, Aku melanjutkan perjalanan pulang.
The End
Komentar
Posting Komentar