Pada saat saya masuk kuliah untuk pertama kalinya di prodi sastra inggris secara hybrid (online dan offline), Aku membaca tulisan di layar LCD proyektor tetapi tidak jelas, apakah mata ku yang bermasalah atau layarnya yang tidak beres lalu Aku bertanya kepada teman ku,
"Kalian bisa ngeliat tulisannya ga"
" keliatan"
" keliatan"
Lalu Aku tanya ke dosen ku,
"Ma'am I can't see the text".
"Ma'am I can't see the text".
Kemudian dosen ku memperbesar tulisannya. Saat selesai kuliah dosenku menyarankan untuk periksa mata.
Tetapi, Aku tidak langsung periksa mata. selanjutnya, pada semsester tiga kalau tidak salah. Teman ku menyarankan ku untuk periksa mata,
"Periksa aja, nanti takutnya mungkin malah tambah parah".
Lalu Aku menuruti nasihat teman ku, yang juga memakai kacamata. Setelah itu Aku ke Klinik UMP untuk periksa mata.
"Mba di sini bisa periksa mata" tanyaku, kepada perawat.
"engga Mas, paling nanti di rujuk ke rumah sakit lain"
"Ya Mba saya minta di rujuk"
"Kemana?"
"Yang bagus sama yang deket"
"Ya udah ke JEC-Anwari aja ya"
"Itu dimana ya?"
"Jl. Jatiwinagun"
"Oh, yang deket RS Bedah"
"Ya Pokoknya di Jl. Jatiwinangun"
Lalu Aku menuruti nasihat teman ku, yang juga memakai kacamata. Setelah itu Aku ke Klinik UMP untuk periksa mata.
"Mba di sini bisa periksa mata" tanyaku, kepada perawat.
"engga Mas, paling nanti di rujuk ke rumah sakit lain"
"Ya Mba saya minta di rujuk"
"Kemana?"
"Yang bagus sama yang deket"
"Ya udah ke JEC-Anwari aja ya"
"Itu dimana ya?"
"Jl. Jatiwinagun"
"Oh, yang deket RS Bedah"
"Ya Pokoknya di Jl. Jatiwinangun"
"Ya, Mba"
Setelah administrasi selesai saya keluar dan membuka Google maps untuk memastikan. Karena, sebenarnya Aku tahu klinik mata tersebut tapi, mungkin ganti nama sehingga Aku bingung.
Setelah Aku sampai ke klinik mata, ternyata dokterrnya belum datang sehingga saya harus menunggu, tapi karena terlau lama, lebih baik Aku tinggal dulu. Beberapa jam kemudian, Aku datang lagi, dan disuruh mengisi formulir, kemudian ku serahkan ke perawat, dan di tanya-tanya. Lalu, Aku mendapat nomor antrian dan menunggu. Setelah urutanku disebut, Aku menuju ke ruangan pemeriksaan, alatnya canggih, perawatnya baik. Selanjutnya Aku disuruh membaca tulisan dari jauh dan dipilihkan oleh perawat lensa kaca yang cocok yang sesuai dengan mata ku sehingga Aku dapat membacanya. Kemudian, perawat itu berkata,
"Tapi nanti kalau di optik mungkin agak berbeda, nanti di kasih resep sama dokter".
"Tapi nanti kalau di optik mungkin agak berbeda, nanti di kasih resep sama dokter".
Kemudian, Aku menunggu lagi untuk diperiksa. Setelah antrian ku disebut, Aku masuk ke ruang dokter, dan di tanya,
"Keluhannya apa?"
"Kalo liat layar LCD tulisannya ngga jelas"
Lalu, Aku diperiksa menggunakkan alat, dokter berkata lagi,
"Bagus, kok"
"Keluhannya apa?"
"Kalo liat layar LCD tulisannya ngga jelas"
Lalu, Aku diperiksa menggunakkan alat, dokter berkata lagi,
"Bagus, kok"
Aku terdiam.
"Masih kuliah?"
"Iya, dok"
"Masih kuliah?"
"Iya, dok"
"Semester berapa?"
"Baru semester tiga"
"Belajar yang rajin biar pinter, kacamatanya jangan lupa dipake".
"Baru semester tiga"
"Belajar yang rajin biar pinter, kacamatanya jangan lupa dipake".
Selanjutnya, Aku menuju kasir untuk menunjukkan kartu BPJS, setelah itu Aku diberitahu petugas untuk dimana membeli kacamata yang berkerja sama dengan BPJS.
"Yang paling deket sama sini, optik Tiga Lima ovis depan pom bensin"
"Ya, Mba Teimakasih". kata ku.
"Yang paling deket sama sini, optik Tiga Lima ovis depan pom bensin"
"Ya, Mba Teimakasih". kata ku.
Lalu, Aku menuju ke sana. memilih frame kacamata. Dan ditawarkan untuk di cek ulang atau sesuai resep dokter. Aku memilih yang sesuai dengan resep dokter.
"Mau di cek lagi apa sesuai resep dokter?"
"Mau di cek lagi apa sesuai resep dokter?"
"Sesuai resep dokter aja Mba"
"Tapi ngga ada garansinya ya. Kalo di cek ulang, kalo pusing nanti ada garansinya"
setelah itu, transaksi, dan besok kacamatnya jadi sekitar pukul 11.00 WIB. Esok hari, Aku sebelum kuliah Pukul 13.00 WIB, Aku mengambil kacamata. Tetapi kuliah jam satu siang kosong. Dan Aku ingin mencoba kacamatanya saat kuliah tetapi tidak jadi. Sekian.....
"Tapi ngga ada garansinya ya. Kalo di cek ulang, kalo pusing nanti ada garansinya"
setelah itu, transaksi, dan besok kacamatnya jadi sekitar pukul 11.00 WIB. Esok hari, Aku sebelum kuliah Pukul 13.00 WIB, Aku mengambil kacamata. Tetapi kuliah jam satu siang kosong. Dan Aku ingin mencoba kacamatanya saat kuliah tetapi tidak jadi. Sekian.....
The End
Komentar
Posting Komentar