Langsung ke konten utama

Example of Journal

 

Jurnal

BAHASA INDONESIA UNTUK PENERJEMAHAN A

 

 

 

 

Tentang :

“PENELITIAN TENTANG PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI ”

 

Disusun Oleh :

1.      Dhea Gladys Maharani

2.      Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa

3.      Mohammad Riza Fahlivi

4.      Satrio Bima Restu

5.      Shaquille Gibran Aushaf lasapu

 

 

Dosen Mata Kuliah :

Khristianto, S.S., M.Hum

 

PROGRAM STUDI : SASTRA INGGRIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO Tahun 2021/2022

Jl. Raya Dukuh Waluh PO BOX 202, Purwokerto (53182), Telp. (0281) 636751, Fax. 637239

 

 

Penelitian Tentang Pendidikan di Masa Pandemi

ABSTRAK

Di masa pandemi COVID-19 ini pendidikan agak sedikit terhambat atau terganggu sehingga kita perlu mengatasinya dengan baik karena pendidikan itu penting. Metode yang kami gunakan dalam pembuatan jurnal ini adalah menganalisis data dari internet hasilnya dalam masa pandemi, pendidikan dilakukan secara daring (dalam jaringan). Di era yang canggih ini kita memanfaatkan teknologi untuk memecahkan permasalahan tentang pendidikan pada masa pandemi. Anak di Asia lebih memilih pembelajaran tatap muka tetapi presentasenya lebih rendah dibanding wilayah lain.

Tujuan dari penelitian  adalah untuk memecahkan masalah tentang pendidikan di masa pandemi agar dapat belajar secara maksimal dan mengetahui seberapa banyak minat siswa dalam pembelajaran online atau offline.

PENDAHULUAN

Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak serius bagi setiap orang.  Berbagai bidang terkena dampak dari pandemi ini, salah satunya adalah pada bidang pendidikan yang ada di Indonesia. Pendidikan di masa pandemi memiliki berbagai masalah seperti tidak bisa tatap muka secara langsung, tidak bisa bersosialisasi dengan teman-teman secara langsung.

 

METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang kami gunakan adalah dengan menganalisis data dari internet.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Untuk memcahkan masalah pendidikan di masa pandemi adalah kita memanfaatkan tehnologi seperti internet untuk pembelajaran jarak jauh. Sistem pembelajaran selama masa pandemi ini dilakukan secara daring (dalam jaringan) dari rumah masing-masing yang cenderung memanfaatkan teknologi media pembelajaran seperti Zoom, Google Meet, Youtube, Classroom, Whatsapp, Google Form, Google Drive,  dan masih banyak  media lainnya.   Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi pilihan utama dalam menyerap materi yang dipilih peserta didik pada masa pandemi. Daring, luring dan blended merupakan cara untuk para peserta didik melaksanakan proses PJJ. Penguasaan IT dan adaptasi siswa dalam menyerap materi yang berbeda dengan yang biasa dilakukan merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui. Penguasaan teknologi dalam menggunakan laptop, WhatsApp, dan berbagai jenis media yang bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan pembelajaran daring menjadi hal yang sangat urgen. Apapun bentuk proses pembelajaran baik daring, luring maupun blended harus tetap dilaksanakan agar pembelajaran tetap berjalan. Berbagai cara dilakukan agar proses pembelajaran dapat berlangsung dan peserta didik tetap merasakan pendidikan meskipun menggunakan kurikulum darurat yang disusun oleh Dinas Pendidikan. Kelebihan dalam pembelajaran daring ini dirasa lebih santai dan praktis. Praktis dalam hal pemberian tugas dan pelaporan tugas setiap saat. Kemudian pembelajaran daring ini pun dapat dilaksanakan dimanapun dan kapanpun mengingat pembelajaran daring ini dilakukan secara online. Selain itu, penyampaian informasi atau terkait materi pembelajaran lebih cepat dan mudah dijangkau oleh peserta didik. Para peserta didik dapat mengaksesnya dengan mudah.

Kelemahan dalam proses daring yang dilakukan secara online ini diantaranya kehadiran para peserta didik yang kurang maksimal serta keaktifan dan partisipasi peserta didik yang terbatas dan kurang menjadi kelemahan dalam pembelajaran daring saat ini. Kemudian saat melaksanakan ujian dengan jujur atau tidak. Prestasi akademik selama pandemi tidak hanya dipengaruhi oleh motivasi belajar saja, melainkan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti media belajar, proses belajar, suasana belajar, dukungan orang tua dan lain sebagainya. Meskipun demikian, upaya yang dilakukan oleh institusi pendidikan sebagai ujung tombak dalam menjalankan proses pendidikan sudah sangat maksimal (Daniel Hasibuan et al., 2020).

Bagaimana dengan minat anak terhadap pembelajaran online dan offline, berikut penjelasannya, sebuah survei menyebut separuh anak-anak di kawasan Asia Pasifik yang beralih ke pembelajaran jarak jauh akibat pandemi lebih memilih pendidikan tatap muka. Hal ini disampaikan berdasarkan survei Kaspersky baru-baru ini.

Meskipun persentasenya tinggi (sekitar 55 persen), dengan hampir 1 dari 2 anak-anak Asia lebih menyukai kelas tatap muka daripada sesi pembelajaran online, nyatanya Asia Pasifik merupakan yang terendah dibandingkan dengan wilayah lain secara global.Dalam survei tersebut juga terlihat jika anak-anak di Amerika Latin memiliki preferensi paling tinggi terhadap pendidikan tradisional (75 persen), diikuti oleh Afrika (73 persen) dan Timur Tengah (58 persen).

KESIMPULAN
Jadi, sudah terpecahkan masalahnya yaitu pembelajaran di masa pandemi ini di lakukan secara daring tetapi juga ada kelemahan dan kelebihan. Anak di Asia lebih menyukai pembelajaran secara tatap muka dari pada kelas online, tetapi Asia Pasifik yang terendah dengan presentase sekitar 55 persen, di bandingkan dengan wilayah lain.

 

DAFTAR PUSTAKA


https://disdikpora.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/57-tingkat-kemandirian-belajar-siswa-di-masa-pandemi-covid-19

https://www.suara.com/lifestyle/2021/08/02/160905/mana-yang-lebih-disukai-anak-anak-pembelajaran-jarak-jauh-atau-pembelajaran-tatap-muka?page=all

https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.324

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Story King Motorcycle Community.

King Motorcycle Community (Komunitas motor king) P ada saat hari Minggu setelah lebaran, kami ke Kemranjen, dan bertemu dengan saudara yang bernama Saiful seorang mantan anggota   komunitas motor king dan dia bercerita, dan perlu Saya ceritakan kepada para pembaca. Ia bercerita bahwa komunitas motor tidak selalu buruk. Ini cerita yang saya ingat. Saiful meminta izin kepada orang tuanya untuk mengikuti komunitas motor king, tetapi dengan syarat untuk makan, dia yang cari sendiri dan jangan lupa untuk beribadah. Saiful membawa tiga pakaian, yang pertama untuk dipakai, yang kedua untuk beribadah, yang ketiga jika kotor dia bersihkan. Pernah suatu saat motornya mogok lalu di tolong oleh perempuan yang penampilannya mungkin kurang baik, motornya di dorong dengan kaki sambil meunggangi motor, istilahnya di step. Pada saat waktu salat wanita tersebut menawarkan untuk istirahat, walaupun penampilanya seperti itu tetapi masih menawarkan untuk ibadah. Pengalaman selanj...

Seminar fo Research Proposal

  Revisi Name    : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa NIM      : 2109010001 Title: Heroism in Silence: Analyzing Character and Narrative in Resistance (2020) BAB I: INTRODUCTION 1.1 Background of the Study The film Resistance (2020), directed by Jonathan Jakubowicz, explores the concept of silent heroism during World War II. Set against the historical backdrop of Nazi-occupied France, the film tells the story of Marcel Marceau, a mime artist who helped save the lives of Jewish children. Through the subtle acts of bravery and humanity displayed by Marceau, the film sheds light on the quiet but powerful ways in which individuals resisted oppression. This study examines the heroic qualities portrayed by Marceau and other characters, focusing on how silence, resilience, and personal sacrifice contribute to the theme of heroism. In literature and film studies, heroism has traditionally been represented through grand gestures or epic ta...

Short Story : Miracles (Keajaiban)

       Pada suatu hari Aku telah sampai pada semester 7 di perkuliahan, yang ada mata kuliah Seminar of Research Proposal atau yang biasa di singkat SEMPRO. Di semester sebelumnya yaitu di semester 6 sudah mengumpulkan judul " Psychoanalytic Critique of Characters in Shakespeare's Tragedy", dan kemudian di semester 7 di umumkan juga dosen pembimbing skripsi. kemudian mata kuliah tersebut berjalan dengan lancar. kami di suruh membuat skripsi dari BAB I sampai BAB III. kemudian, Aku bingung harus mengerjakan bagaimana. Lalu, Aku dan temanku setelah pelajaran bimbingan skripsi. Selanjutnya, giliran Aku bimbingan,     "Ma'am apakah seperti ini benar?". Aku bertanya pada dosen ku.     "Coba ceritakan sinopsisnya" kemudian Aku menceritakan sinopsisnya tetapi Aku lupa dan dosen ku tertawa. kemudian, dosen ku berkata,       "Selain karya shakespeare kamu sudah nonton film apa aja?"     "Aku pernah nonton film J...