Tugas
Sehari
Paragraf Sintesa dan Penyuntingan penerjemahan
Nama : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa
NIM : 2109010001
Hasil analisis dari pengolahan data penelitian diketahui bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara sikap kasih sayang guru PKn terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti, semakin tinggi sikap kasih sayang guru PKn, maka semakin tinggi pula perilaku siswa yang berbudi pekerti contohnya, menanamkan rasa tolong menolong dan menghormati kepada siswa, serta pola hidup guru yang baik mampu meningkatkan kualitas karakter dan budi pekerti siswa dalam kehidupan sehari-hari. (Yuni Martha Nainggolan, Adelina Hasyim dan M. Mona Adha : 2011/2021).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai pendidikan karakter yang ada dalam materi ajar bahasa Indonesia kelas 2 SD terbitan Tiga Serangkai Tahun 2006 antara lain nilai karakter religius, nilai karakter pribadi yang baik, nilai karakter kepedulian sosial, nilai karakter kejujuran, nilai karakter kerja keras, dan nilai karakter cinta lingkungan; (2) Klasifikasi isi buku materi ajar bahasa Indonesia kelas 2 SD terbitan Tiga Serangkai Tahun 2006 yang mengandung nilai-nilai pendidikan adalah: 1) Ideologi; disiplin, hukum dan tata tertib, mecintai tanah air, demokrasi, mendahulukan kepentingan umum, berani, setia kawan/solidaritas, rasa kebangsaan, patriotik, warga negara produktif, martabat/harga diri, setia/bela negara, 2) Agama; iman kepada tuhan yme, taat pada perintah tuhan yme, cinta agama, patuh pada ajaran agama, berakhlak, berbuat kebajikan, suka menolong dan bermanfaat bagi orang lain, berdoa danbertawakal, peduli terhadap sesame, berperikemanusiaan, adil, bermoral dan bijaksana, 3) Budaya; toleransi dan itikad baik, baik hati, empati, tata cara dan etiket, sopan santun, bahagia/gembira, sehat, dermawan, persahabatan, (Farida Iswahyuningtyas : 2012)
Pada sektor pendidikan di Indonesia wabah COVID-19 membuat proses belajar mengajar menjadi daring (dalam jaringan). Pada situasi tersebut para guru dituntut lebih kreatif untuk menjaga situasi kondusif selama pembelajaran daring. Menjadi tantangan tersendiri karena situasi yang biasanya lebih fleksibel selama pertemuan tatap muka menjadi berubah karena tidak lagi bertemu secara fisik antara pengajar dan siswa. (Riky Taufik Afif : 2021)
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Quantum Teaching dapat meningkatkan prestasi belajar siswa sekolah dasar terhadap materi PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan). Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil evaluasi yang telah dilaksanakan terdapat peningkatan prestasi belajar siswa yang semula nilai rata-rata dari pre test sebesar 65,12 pada siklus I, meningkat menjadi 69,53 atau sekitar 4,41%. Sedangkan pada siklus II peningkatan prestasi belajar siswa yang semula nilai rata-rata pre test sebesar 65,12 pada siklus II ini meningkat menjadi 84,88 atau sekitar 19,76%. Ini menunjukkan 95% siswa berhasil dalam belajar PPKn dengan menggunakan metode Quantum Teaching. (Awa Tarwani dan Dian Herdiana : 2021)
Perlu hadirnya perpustakaan digital yang dapat dijadikan sebagai salah satu sumber belajar bagi siswa untuk mengoptimalkan proses pembelajaran daring. Penelitian ini dialaksanakan dengan menggunakan metode design and development dalam pengembangan perpustakaan digital. Untuk studi awal mengunakan kuisioner untuk menjawab permasalahan dalam pengembangan perpustakaan digital yang melibatkan siswa-siswi SMA Negeri 3 Batam sebagai subjek penelitian. Berdasarkan data yang diperoleh, diketahui bahwa sebanyak 31.80% siswa kesulitan untuk mendapatkan sumber belajar selama proses pembelajaran daring. Oleh sebab itu, menghadirkan perpustakaan digital merupakan langkah yang tepat untuk mengoptimalkan pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. (Angga Hadiapurwa, Rayhan Musa Novian dan Noviandi Harahap : 2021)
Daftar pustaka
https://media.neliti.com/media/publications/249244-none-837c3dfb.pdf
http://eprints.ums.ac.id/21096/25/Jurnal_Penelitian.pdf
https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/37871
https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/33258
https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/38526
|
Teks Asli |
Silahkan edit kolom ini |
Panduan pengeditan |
|
Gateway Load Balancers |
Keseimbangan |
"Gateway" is not in the target. |
|
With Application Load Balancers, Network Load Balancers, and Gateway Load Balancers, you register targets in target groups, and route traffic to the target groups. |
Dengan Penyeimbang Beban Aplikasi, penyeimbang beban Jaringan, dan keseimbangan, Anda daftarkan target-target dalam grup target, dan merutekan lalu lintas ke grup target. |
|
|
When you enable an Availability Zone for your load balancer, Elastic Load Balancing creates a load balancer node in the Availability Zone. |
Saat Anda mengaktifkan Ruang Ketersediaan untuk penyeimbang beban, Elastic Load Balancing akan menciptakan node penyeimbang beban di Ruang Ketersediaan. |
"Availability Zone" is not in the target. |
|
You configure your load balancer to accept incoming traffic by specifying one or more {1}listeners{2}. |
Anda mengkonfigurasi penyeimbang beban Anda untuk menerima lalu lintas masuk dengan menentukan satu atau lebih {1} pendengar {2}. |
Target has differing whitespace around tag 1 compared to source segment. |
|
With the {3}, the option to enable cross-zone load balancing is selected by default. |
Dengan {3}, opsi untuk mengaktifkan load balancing lintas zona dipilih secara default. |
Target has differing whitespace compared to source segment. |
|
earn more about how Elastic Load Balancing works. |
Pelajari lebih lanjut tentang cara kerja Elastic Load Balancing. |
"." |
|
Ethernet packets consist of the frame, or the actual data you are sending, and the network overhead information that surrounds it. |
Paket Ethernet terdiri dari bingkai, atau data aktual yang Anda kirim dan informasi biaya jaringan di sekitarnya. |
"," |
Komentar
Posting Komentar