Nama :
Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa
NIM : 2109010001
Sumber : Widayanto Bintang, Powerful Publik Speaking
OUTLINE
1. Publik Speaking
2. Powerful Communication
3. Say It With Confidence
4. How To Connect With The Audience
5. Learning Theory
Kutipan – Kutipan
1. Public speaking adalah bentuk komunikasi lisan tentang sesuatu hal atau topic yang disampaikan di hadapan banyak orang. Tujuannnya untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar,mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu.(Gunaidi, Himpunan Istilah Komunikasi, 1998)
2.
Pada
tahun 2002, National Association of Colleges and Employers, melakukan survey
terhadap 457 pimpinan dari berbagai kalangan. Survei ini bertujuan mengukur
kualitas dasar kesuksesan dalam kehidupan. Berikut 5 urutan kualitas yang dimilki secara
personal :
1. Kemampuan berkomunikasi,
2. Kejujuran/integritas,
3. Kemampuan berkeja sama,
4. Kemampuan Interpersonal,
5. Bertika.
Hasil survey tersebut mempertegas kemampuan berkomunikasi mempunyai dampak besar bagi kesuksesan seseorang. Semakin diasah, kemampuan ini akan semakin powerful. Sebaliknya, tanpa komunikasi, Anda semakin terisolasi. (Widayanto Bintang, Powerful Publik Speaking : 13-14)
3. Glossophobia merupakan perasaan takut yang mendalam untuk berbicara di depan umum. Gejala ini melanda hamper setiap usia kecuali anak-anak karena mereka “belum” memiliki rasa takut. (Widayanto Bintang, Powerful Publik Speaking : 19)
4. Memasang radar untuk terhubung dengan audience merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh powerful speaker. Salah satu factor yang mendukung presentasi adalah seberapa besar link yang anda bangun dengan Audience. Jika Audience tidak merasa ”terhubung” dengan anda, maka mereka tidak akan memberikan waktu dan pikirannya untuk anda. (Widiyanto Bintang, Powerful Public Speaking : 27)
5. Salah satu tantangan dalam public speaking adalah membuat audience mengingat pembicara Anda. Sebagai evaluasi dan follow up, Anda dapat membagikan kuesioner. Tujuannya untuk mengukur sejauh mana audience menangkap materi. Jika jawabannya tidak mengarah kepada topik, maka tantangan tersebut belum terjawab. Presentasi Anda belum powerful. (Widiyanto Bintang, Powerful Public Speaking : 33)
Berbicara di Depan Publik
Berbicara di depan Publik mungkin salah satu momok yang sangat menakutkan, apalagi disuruh berbicara di depan public secara mendadak. Atau Anda sudah mengetahui tips dan trick sehingga anda sudah percaya diri?. Tetapi, alangkah baiknya saya memberi tahu lagi tips dan trick untuk berbicara didepan public. Sebelum saya memberi tahu cara berbicara di depan public saya akan menerangkan definisi dari public speaking dahulu, baiklah ini pengertiannya, public speaking adalah bentuk komunikasi lisan tentang sesuatu hal atau topic yang disampaikan di hadapan banyak orang. Tujuannnya untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar,mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu.(Gunaidi, Himpunan Istilah Komunikasi, 1998.
Baiklah
kita lanjut ke pembahasan berikutnya, bagaimana sih cara untuk berbicara di
depan public yang ampuh untuk mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengajar dan
memberikan informasi kepada orang lain, yang tadi sudah di sebutkan di atas.
Yang pertama, Powerful Communication, komunikasi sangat penting untuk mengasah
dan membatu anda dalam public speaking, bagaimana
anda berkata-kata, bagaimana anda memeperhatikan nada anda, bagaimana gesture Anda, itu yang perlu anda
perhatikan Anda bisa mempelajari kata-kata, nada, dan gesture dahulu sebelum
berbicara di depan public. Dan ini ada hasil survey, Pada tahun 2002, National
Association of Colleges and Employers, melakukan survey terhadap 457 pimpinan
dari berbagai kalangan. Survei ini bertujuan mengukur kualitas dasar kesuksesan
dalam kehidupan. Berikut 5 urutan
kualitas yang dimilki secara personal :
1. Kemampuan berkomunikasi,
2. Kejujuran/integritas,
3. Kemampuan berkeja sama,
4. Kemampuan Interpersonal,
5. Bertika.
Hasil survey tersebut mempertegas kemampuan berkomunikasi mempunyai dampak
besar bagi kesuksesan seseorang. Semakin diasah, kemampuan ini akan semakin powerful. Sebaliknya, tanpa komunikasi,
Anda semakin terisolasi. (Widayanto Bintang, Powerful Publik Speaking : 13-14)
Pembahasan selanjutnya yaitu tentang say it with confident mengapa demikian karena itu sangat penting agar berbicara di depan public tidak berantakan atau anda akan demam panggung dan lain sebagainya, seperti penyanyi terkenal Fredy Mercury kalau tidak salah, saat di depan panggung dia merasakan sakit perut. Glossophobia merupakan perasaan takut yang mendalam untuk berbicara di depan umum. Gejala ini melanda hampir setiap usia kecuali anak-anak karena mereka “belum” memiliki rasa takut. (Widayanto Bintang, Powerful Publik Speaking : 19). Bagaimana cara anda mengatasi hal tersebut? baiklah saya kasih tau beberapa yaitu relax, prepare and practice, dan pemanasan sebelum berbicara.
Pernahkah anda berfikir bagaimana ya caranya aku di perhatikan oleh audience dan materi yang disampaikan membuat audience paham. Memasang radar untuk terhubung dengan audience merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh powerful speaker. Salah satu factor yang mendukung presentasi adalah seberapa besar link yang anda bangun dengan Audience. Jika Audience tidak merasa ”terhubung” dengan anda, maka mereka tidak akan memberikan waktu dan pikirannya untuk anda. (Widiyanto Bintang, Powerful Public Speaking : 27). Bagaimana sih caranya agar audience antusias dengan anda, saya akan memberikan tips yaitu, mengetahui siapa audience anda, mengapa audience mengikuti acara anda, dan sebelum berbicara ke topic utama Anda bisa bercakap-cakap dengan audience. Selanjutnya berilah pertanyaan yang di butuhkan audience, lalu berikan kontak mata, dan jangan lupa senyum.
Setelah anda berbicara di depan public ada baiknya anda membagikan kuesioner untuk mengetahui seberapa audience mengerti apa materi yang Anda bawakan dan sebagai evaluasi apakah Anda sudah baik dalam menyampaikan materi, ini untuk pembelajaran kedepannya. Salah satu tantangan dalam public speaking adalah membuat audience mengingat pembicara Anda. Sebagai evaluasi dan follow up, Anda dapat membagikan kuesioner. Tujuannya untuk mengukur sejauh mana audience menangkap materi. Jika jawabannya tidak mengarah kepada topik, maka tantangan tersebut belum terjawab. Presentasi Anda belum powerful. (Widiyanto Bintang, Powerful Public Speaking : 33).
Setelah Anda membaca tulisan di atas apakah anda siap menjadi Powerful Public Speaking?. Pastinya setelah anda membaca tulisan di atas Anda akan bertambah pengetahuaanya dan semoga bermanfaat bagi kita semua, dan tidak lupa untuk menjadi Powerful Public Speaking Anda harus berdo’a dan berusaha agar selalu diberi kelancaran dan kesuksesan. Mungkin itu yang dapat saya sampaikan kepada Anda, semoga membantu.
Komentar
Posting Komentar