Langsung ke konten utama

Komunikasi Non-verbal

 

Komunikasi Non-verbal

 

Name    : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa
NIM       : 2109010001

1.       Bahasa tubuh apa sajakah menurut kalian yang memiliki makna yang sama di lebih dari satu budaya?
Jawaban : Senyum sambil menganggukan kepala, menganggukan kepala berarti “Ya”dan menggelengkan kepala berati “tidak” (kecuali di India) ,berjabat tangan, senyum berarti bahagia, mata melotot berarti marah, bertepuk tanggan untuk menyemangati.

 

Bahasa tubuh seperti apakah yang berbeda-beda antara budaya satu dan budaya yang lain?
Jawaban: Menjulurkan lidah dianggap sebagai cara penduduk Tibet untuk menunjukkan rasa hormat atau sebagai tanda setuju pada orang yang mereka temui tersebut. Tradisi meludah di Kenya dan Tanzania,meludah justru dijadikan bentuk sapaan dan menunjukkan rasa hormat. Menggosok-gosokan hidung di Selandia Baru juga merupakan tradisi memberi salam. Membungkukan badan di jepang saat bertemu adalah sebagai salam dan hormat.

 

Sebutkan contohnya dalam kehidupan sehari-hari serta termasuk dalam ragam bahasa tubuh apa (ekspresi wajah, bahasa dengan isyarat tangan, jarak percakapan, kontak mata, dsb)!

Jawaban : Senyum sambil menganggukan kepala dilakukan saat berpapasan dengan orang lain merupakan ragam bahasa tubuh ekspresi wajah. Berjabat-tangan dilakukan saat bertemu untuk meghormati termasuk dalam ragam budaya hand gesture. Senyum dilakukan saat bahagia atau bertemu orang lain, termasuk expresi wajah. Bertepuk-tangan dilakukan saat menyemangati orang yang sedang bermain sepak bola termasuk hand gesture.

 

2.       Mengapa orang Italia memiliki banyak handgesture?

Jawaban : sebelum penyatuan pada tahun 1861 banyak negara bagian dan kerajaan yang berbeda dengan bahasa dan tradisi mereka sendiri maka kebutuhan akan bahasa yang lebih universal.

Adakah hand gesture yang sama yang dilakukan oleh orang Indonesia?

Jawaban : Ada

Jika ada, apakah hand gesture tersebut memiliki makna yang sama atau berbeda

Jawaban : iya ada, memilki makna yang sama dengan hand gesture orang Indonesia. Seperti hand gesture akan tidur, hand gesture enough, hand gesture whatever, makan, minum, perlahan-lahan, tetap tenang,

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Story King Motorcycle Community.

King Motorcycle Community (Komunitas motor king) P ada saat hari Minggu setelah lebaran, kami ke Kemranjen, dan bertemu dengan saudara yang bernama Saiful seorang mantan anggota   komunitas motor king dan dia bercerita, dan perlu Saya ceritakan kepada para pembaca. Ia bercerita bahwa komunitas motor tidak selalu buruk. Ini cerita yang saya ingat. Saiful meminta izin kepada orang tuanya untuk mengikuti komunitas motor king, tetapi dengan syarat untuk makan, dia yang cari sendiri dan jangan lupa untuk beribadah. Saiful membawa tiga pakaian, yang pertama untuk dipakai, yang kedua untuk beribadah, yang ketiga jika kotor dia bersihkan. Pernah suatu saat motornya mogok lalu di tolong oleh perempuan yang penampilannya mungkin kurang baik, motornya di dorong dengan kaki sambil meunggangi motor, istilahnya di step. Pada saat waktu salat wanita tersebut menawarkan untuk istirahat, walaupun penampilanya seperti itu tetapi masih menawarkan untuk ibadah. Pengalaman selanj...

Seminar fo Research Proposal

  Revisi Name    : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa NIM      : 2109010001 Title: Heroism in Silence: Analyzing Character and Narrative in Resistance (2020) BAB I: INTRODUCTION 1.1 Background of the Study The film Resistance (2020), directed by Jonathan Jakubowicz, explores the concept of silent heroism during World War II. Set against the historical backdrop of Nazi-occupied France, the film tells the story of Marcel Marceau, a mime artist who helped save the lives of Jewish children. Through the subtle acts of bravery and humanity displayed by Marceau, the film sheds light on the quiet but powerful ways in which individuals resisted oppression. This study examines the heroic qualities portrayed by Marceau and other characters, focusing on how silence, resilience, and personal sacrifice contribute to the theme of heroism. In literature and film studies, heroism has traditionally been represented through grand gestures or epic ta...

Short Story : Miracles (Keajaiban)

       Pada suatu hari Aku telah sampai pada semester 7 di perkuliahan, yang ada mata kuliah Seminar of Research Proposal atau yang biasa di singkat SEMPRO. Di semester sebelumnya yaitu di semester 6 sudah mengumpulkan judul " Psychoanalytic Critique of Characters in Shakespeare's Tragedy", dan kemudian di semester 7 di umumkan juga dosen pembimbing skripsi. kemudian mata kuliah tersebut berjalan dengan lancar. kami di suruh membuat skripsi dari BAB I sampai BAB III. kemudian, Aku bingung harus mengerjakan bagaimana. Lalu, Aku dan temanku setelah pelajaran bimbingan skripsi. Selanjutnya, giliran Aku bimbingan,     "Ma'am apakah seperti ini benar?". Aku bertanya pada dosen ku.     "Coba ceritakan sinopsisnya" kemudian Aku menceritakan sinopsisnya tetapi Aku lupa dan dosen ku tertawa. kemudian, dosen ku berkata,       "Selain karya shakespeare kamu sudah nonton film apa aja?"     "Aku pernah nonton film J...