Langsung ke konten utama

Kehidupan Suku Bajo dan Baduy

 

Suku Bajo

 

Mata pencahariaan mereka adalah sebagai nelayan dan peralatannya menggunakan panah tombak. Kesenian mereka yaitu menyanyikan lagu.  Sistem religi : Sandro pemimpin ritual adat , ritual untuk bayi yang baru lahir yang berumur 3 hari akan melalui proses ritual ini, air laut untuk dimandikan kepada bayi sesuai adat orang laut, namun ritual ini sudah mengalami pergeseran, dahulu bayi yang baru lahir langsung diceburkan ke laut, sebagai sandro kalo membacakan mantra rahasia untuk si bayi “ritual bantang ini dilakukan sebagai symbol perpisahan antara si bayi dengan sandro bayi (dukun bayi). Ritual ini belum berakhir, ritual dilanjutkan pada malam hari dirumah si bayi. Semua anggota keluarga mempersiapkan sesaji untuk prosesi ritual bagi si bayi yang belum ternamai, ketika semua perlengkapan sudah siap, bayi dan ibu akan di panggil untuk melanjutkan prosesi ritual ini,prosesi ritual ini di pimpin oleh sandro lain yang juga membacakan mantra-mantra rahasia, kemudian sandro membawa sesaji ke laut di samping rumah si bayi, setelah membaca mantra-mantra sesaji di larung ke laut. Setelah selesai si sandro kembali ke rumah si bayi dengan hati-hati jangan sampai terkena air laut agar ritual ini sempurna. Tahap ritual akhir di tempat rumah si bayi. “kalau (sesaji) tidak diturunkan ke laut, maka (si bayi) akan sakit panas. Mereka percaya bahwa tali pusar yang di larung ke laut adalah saudara si bayi dan sesaji yang di larung ke laut untuk saudara si bayi yang hidup di laut, sehingga tidak mengherankan jika anak-anak suku laut sangat akrab dengan laut. Laut adalah halaman tempat bermain mereka sepanjang hari. Panca indra mereka sangat terbiasa dengan laut, bahkan mereka tertawa ceria dalam air laut. Laut dan lingkungan ini warna  bagi anak suku laut.

Suku Baduy

Adalah masyarakat yang suka gotong royong. Masyarakat membantu kepala adat / kepala desa (jaro) menanam padi (ngaesuk pare) penanaman padi di ikuti oleh ribuan warga Baduy. Sebagian besar anggota masyarakat yang ikut, menginap di rumah Jaro atau rumah sekitarnya

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Story King Motorcycle Community.

King Motorcycle Community (Komunitas motor king) P ada saat hari Minggu setelah lebaran, kami ke Kemranjen, dan bertemu dengan saudara yang bernama Saiful seorang mantan anggota   komunitas motor king dan dia bercerita, dan perlu Saya ceritakan kepada para pembaca. Ia bercerita bahwa komunitas motor tidak selalu buruk. Ini cerita yang saya ingat. Saiful meminta izin kepada orang tuanya untuk mengikuti komunitas motor king, tetapi dengan syarat untuk makan, dia yang cari sendiri dan jangan lupa untuk beribadah. Saiful membawa tiga pakaian, yang pertama untuk dipakai, yang kedua untuk beribadah, yang ketiga jika kotor dia bersihkan. Pernah suatu saat motornya mogok lalu di tolong oleh perempuan yang penampilannya mungkin kurang baik, motornya di dorong dengan kaki sambil meunggangi motor, istilahnya di step. Pada saat waktu salat wanita tersebut menawarkan untuk istirahat, walaupun penampilanya seperti itu tetapi masih menawarkan untuk ibadah. Pengalaman selanj...

Seminar fo Research Proposal

  Revisi Name    : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa NIM      : 2109010001 Title: Heroism in Silence: Analyzing Character and Narrative in Resistance (2020) BAB I: INTRODUCTION 1.1 Background of the Study The film Resistance (2020), directed by Jonathan Jakubowicz, explores the concept of silent heroism during World War II. Set against the historical backdrop of Nazi-occupied France, the film tells the story of Marcel Marceau, a mime artist who helped save the lives of Jewish children. Through the subtle acts of bravery and humanity displayed by Marceau, the film sheds light on the quiet but powerful ways in which individuals resisted oppression. This study examines the heroic qualities portrayed by Marceau and other characters, focusing on how silence, resilience, and personal sacrifice contribute to the theme of heroism. In literature and film studies, heroism has traditionally been represented through grand gestures or epic ta...

Short Story : Miracles (Keajaiban)

       Pada suatu hari Aku telah sampai pada semester 7 di perkuliahan, yang ada mata kuliah Seminar of Research Proposal atau yang biasa di singkat SEMPRO. Di semester sebelumnya yaitu di semester 6 sudah mengumpulkan judul " Psychoanalytic Critique of Characters in Shakespeare's Tragedy", dan kemudian di semester 7 di umumkan juga dosen pembimbing skripsi. kemudian mata kuliah tersebut berjalan dengan lancar. kami di suruh membuat skripsi dari BAB I sampai BAB III. kemudian, Aku bingung harus mengerjakan bagaimana. Lalu, Aku dan temanku setelah pelajaran bimbingan skripsi. Selanjutnya, giliran Aku bimbingan,     "Ma'am apakah seperti ini benar?". Aku bertanya pada dosen ku.     "Coba ceritakan sinopsisnya" kemudian Aku menceritakan sinopsisnya tetapi Aku lupa dan dosen ku tertawa. kemudian, dosen ku berkata,       "Selain karya shakespeare kamu sudah nonton film apa aja?"     "Aku pernah nonton film J...