Kisah seorang Abraham Lincoln, seorang Presiden Amerika yang luar biasa dan namanya dikenang sepanjang masa berikut ini patut di simak. Sejak masih muda, Lincoln bercita-cita menjadi seorang ahli pidato yang handal. Cita-Citanya ini membuat ia menjadi sangat bersemangat dalam belajar.
Meski ia bukan termasuk orang yang banyak menerima pendidikan formal, ia tetap rajinmembaca buku-buku bermutu dan bertanya kepada orang yang di anggapnya lebih Ahli. Ia juga sangat gemar berkunjung ke berbagai perpustakaan di kotanya untuk meminjam buku dan membacanya.
Cita-cita untuk menjadi ahli pidato handal juga membuatnya rajin mendengarkan pidato orang lain.
Dikisahkan pada suatu malam ia pernah berjalan kaki sekitar 30 kilometer hanya untuk mendengarkan sebuah pidato. Saat tengah malam, dalam perjalanan pulang, ia menyusun kembali intisari pidato tadi. Intisari ini kemudian dijadikannya bahan untuk berlatih.
Untuk mengembangkan teknik dan daya tarik pidatonya, Lincoln juga mengikuti sejumlah kursus seminar. Dia juga tekun dalam berlatih dan senantiasa berupaya memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Bertahun-tahun kemudian ia menjadi seorang negarawan sekaligus ahli pidato yang terkenal.
Dari kisah singkat di atas setidaknya kita dapat menarik beberapa pelajaran yang berharga. Pertama, kesuksesan bukanlah suatu kebetulan. Kita tidak bisa tiba-tiba bangun di pagi hari dengan keadaan yang tiba-tiba saja sesuai cita-cita kita.
Hidup bukanlah sebuah pertunjukan sulap! Lihatlah, betapa untuk mewujudkan impiannya, Abraham Lincoln menempuh perjuangan yang gigih, tidak kenal menyerah dan terus bersemangat.
Sukses memang membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Pepatah mengatakan, tidak ada kesuksesan tanpa ada pengorbanan. Itu tepat! Tetapi berapa banyak dari kita yang sungguh menerapkan prinsip ini dalam hidup kita?
Pengorbanan itu bisa saja berupa waktu, uang, tenaga, perasaan, dan sebagainya. Orang-orang sukses senantiasa mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang semakin mendekatkan mereka kepada impian mereka. Sementara teman-teman Lincoln sedang asyik bermain atau pacaran, ia telah larut dalam kegiatan latihan, mengikuti kursus berpidato atau membaca buku-buku bermutu.
Kedua, kesuksesan membutuhkan proses. Sayangnya, banyak orang yang ingin menggapai kesuksesan, namun tidak mau menjalani proses yang ada/ Kehidupan modern yang serba instan terkadang membuat kita lupa bahwa segala sesuatu membutuhkan proses.
Mana mungkin kita dapat menikmati buah durian yang lezat sehari setelah kita menanam bijinya? Bukankah kita harus memupuk, menyiram serta merawatnya dengan baik, sehingga biji tersebut dapat tumbuh menjadi pohon dan bebuah lebat?
Seperti yang dikatakan Donald Trup, keberhasilan yang diraih sekejap hanyalah dongeng, tidak nyata. Menuju kesuksesan adalah jalan panjang berliku. kita harus selalu bersemangat menaiki satu per satu anak tangga kyang ada, kita harus bersedia melalui tahapan-tahapan tersebut dengan sabar.
SEKIAN.....
Di ambil dari buku KOBIS (komunitas Bisnis)
Penulis : Ganjar Tri Haryono. (pengusaha muda & motivator muda)
Di poskan / dipublikasikan / ditulis ulang oleh : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa.
BLOG INI ANTI PELAGIAT!!
Di ambil dari buku KOBIS (komunitas Bisnis)
Penulis : Ganjar Tri Haryono. (pengusaha muda & motivator muda)
Di poskan / dipublikasikan / ditulis ulang oleh : Muhammad Husain Nur Faiz Assyifa.
BLOG INI ANTI PELAGIAT!!

Komentar
Posting Komentar